GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
A. Sejarah Singkat Perusahaan
PT. JFE Shoji Steel merupaka perusahaan yang bergerak di bidang pemotongan baja di kawasan Asia Tenggara. Mulai berdiri dengan nama PT. KAWASHO Steel Processing Center pada Mei 1995 dan beroperasi pada Januari 1996, yang disertai dengan pemasangan Small Slitter pada Oktober 1996 dan Small Leveller pada Oktober 2000. Shoji Steel Indonesia atau yang lebih dikenal dengan PT. JSSI.
Perusahaan yang berlokasi di kawasan Industri MM 2100 Industrial Town, Blok B-4-2 Cikarang Barat, 17520 Jawa Barat, Indonesia ini dipimpin oleh Yurishi Murakami sebagai presiden direktur. Saat ini PT. JFE Steel Indonesia telah memperluas tempat produksinya menjasi 2 tempat produksi yang terpisah, namun masih dalam satu kawasan industri yang terletak di Jl. Aru 1 Kawasan MM 2100 Cikarang Barat.
PT. JFE Shoji Steel telah memiliki beberapa cabang yang berada di luar negeri. Berikut adalah daftar nama cabang PT. JFE Shoji Steel yang berada di luar negeri :
No.
|
Nama Perusahaan
|
1.
|
QNGDAO JFE SHOJI STEEL PRODUCTS CO. LTD
|
2.
|
DONGGUAN JFE SHOJI STEEL PRODUCTS CO. LTD
|
3.
|
CMT (CENTRAL METALS (THAILAND) LTD
|
4.
|
JSSM (JFE SHOJI STEEL MALAYSIA SDN. BHD
|
5.
|
KAWARN ENTREPRISE PTE.LTD.
|
6.
|
JIANGSU JFE SHOJI STEEL PRODUCTS CO.LTD.
|
7.
|
ZHEJIAN JFE SHOJI STEEL PRODUCTS CO.LTD.
|
8.
|
KUO GEE INDUSTRIAL CO.LTD
|
9.
|
JSSP (JFE SHOJI STEEL PHILIPPINES INC.)
|
Sumber : PT. JFE Shoji Steel Indonesia, 2018
Visi Perusahaan
Menjadi produsen pemotongan baja dan coil terkemuka dengan produk bermutu prima, untuk melayani kebutuhan berbagai industri dengan persyaratan khusus dan juga untuk konsumen lainnya.
Misi Perusahaan
Manajemen karyawan, dan seluruh pihak yang terkait memiliki komitmen untuk :
a. Memberikan mutu produk yang sesuai permintaan pelanggan.
b. Setiap saat meningkatkan kepuasan pelanggan, kualitas sumber daya manusia dan efesiensi sumber daya alam termasuk konservasi air, energy, pengukuran, pemakaian kembali daur ulang limbah B3 dan non B3.
c. Melakukan inovasi dalam penggunaan teknologi modern serta menginvestasikan sumber daya manusia yang kompeten.
d. Memperlihatkan keselamatan dan kesehatan kerja dalam aktifitas harian.
Bidang Usaha Perusahaan
PT. JFE Shoji Steel Indonesia, seperti yang dikenal oleh para pelanggannya merupakan salah satu dari jaringan kerja global (Global Network) yang terletak disalah satu area industri yang strategis di Indonesia, merupakan perusahaan yang mensuplai baja (Steel) di Asia Tenggara.
Dengan pengalaman yang luas serta didukung oleh teknologi mutakhir, secara tidak langsung PT. JFE Shoji Steel Indonesia telah memulai partisipasinya dalam manufacturing Indonesia.
Dengan kategori sebagai industri pendukung, PT. JFE Shoji Steel Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak dalam pemrosesan baja seperti “Slitting”, “Cutting”, dan “Punching” untuk silicon steel, cold rolled steel, electrogalvanized steel dan sebagainya ke dalam bentuk dan ukuran yang dibutuhkan pelanggan untuk digunakan diberbagai bidang manufaktur elektronik, listrik, dan otomotif.
PT. JFE Shoji Steel Indonesia telah menjalin kerjasama desngan beberapa pelanggan, diantaranya adalah :
1. PT. Rhytim Kyosin Indonesia,
2. PT. Panasonic Manufacturing Indonesia,
3. PT. Asmi Indonesia,
4. PT. HTP Metalworks,
5. PT. Honda Trading Indonesia,
6. PT. Yamaha Music Manufaturing Indonesia,
7. Dan lainnya.
B. Struktur Organisasi Perusahaan
Dalam mencapai tujuan perusahaan dan mengembangkan perusahaan, diperlukan adanya struktur organisasi yang sangat jelas. Saat ini PT. JFE Shoji Steel Indonesia dipimpin oleh Yurishi Murakami sebagai presiden direktur. Pihak yang terlibat dalam penjualan merupakan bagian sales, accounting serta bagian delivery.
Struktur yang terbentuk merupakan struktur yang dinamis sehingga terbentuk sebuah struktur yang saling berkaitan satu sama lainnya. Struktur organisasi dari PT. JFE Shoji Steel Indonesia dapat dilihat pada
bagan berikut :
Gambar 2.1 Struktur Organisasi PT. JFE Shoji Steel Indonesia
Sumber : PT. JFE Shoji Steel Indonesia, 2018
C. Deskripsi dan aktifitas kerja Perusahaan
Dalam struktur organisasi yang dibentuk oleh PT. JFE Shoji Steel Indonesia memiliki tanggungjawab masing-masing. Berikut merupakan tanggungjawab dari Sales Departemen yang terbagi menjadi 3 bagian, yaitu Sales Production Control, Sales Delivery, dan Sales itu sendiri :
1. Sales Production Control :
a. Supervisor production control
1) Supervisor kontrol terhadap aktivitas kerja di Production Control.
2) Melakukan kontrol terhadap aktivitas kerja support material.
3) Melakukan pengecekan kesanggupan order ddari EOS (Order Entry Sheet) yang diterima dari Sales Departemen.
4) Melakukan komunikasi dan negosiasi dengan pihak Sales terkait dengan rencana proses produksi dan menginformasikan hasilnya kepada atasan.
5) Melakukan kontrol terhadap aktifitas data yang ada di Production Control, Production Data dan Support Material.
6) Melakukan kontrol terhadap aktivitas stocktake
7) Menginformasikan kepada atasan hasil dari komunikasi dan negosiasi dengan pihak customer.
8) Bertanggungjawab terhadap pengambilan keputusan yang berhubungan dengan aktivitas proses produksi.
9) Melaporkan kepada atasan jika ditemukan permasalahan di Production Control.
b. Line Leader Production Control
1) Melakukan aktivitas kerja di Production Control.
2) Membuat job order berdasarkan EOS yang diterima dari pihak Sales.
3) Menjadwalkan rencana produksi menjadi job order yang telah dibuat.
4) Melakukan komunikasi dan negosiasi dengan pihak Sles terkait dengan rencana proses produksi dan menginformasikan hasilnya kepada atasan.
5) Memastikan job order yang didistribusikan telah diproses produksi.
6) Menginformasikan kepada atasan hasil dari komunikasi dan negosiasi dengan pihak pelanggan.
7) Melaporkan kepada atasan jika ditemukan permasalahan di Production Control.
c. Operator Production Control
1) Melakukan aktivitas kerja di Production Control.
2) Membuat job order berdasarkan EOS yang diterima dari pihak Sales.
3) Melakukan komunikasi dan negosiasi dengan pihak Sles terkait dengan rencana proses produksi dan menginformasikan hasilnya kepada atasan.
4) Mendisstribusikan job order ke masing-masing section di produksi.
5) Memastikan job order yang telah di distribusikan telah diproses produksi.
6) Menginformasikan kepada atasan hasil dari komunikasi dan negosiasi dengan pihak pelanggan.
7) Melaporkan kepada atasan jika ditemukan permasalahan di Production Control.
2. Sales Delivery
a. Supervisor Delivery & Packing
1) Melakukan kontrol terhadap aktivitas kerja di section Delivery & Packing yang meliputi : Delivery, Incoming, dan Packing.
2) Memastikan finish good yang akan di delivery telah siap di packing.
3) Mendistribusikaan DI (Delivery Instruction) yang diterima dari dari bagian Sales kepada member delivery.
4) Mengontrol kedatangan bahan baku.
5) Melakukan komunikasi dan negosiasi dengan pihak PC (Production Control), QC (Quality Control), dan Sales terkait dengan hasil proses packing.
6) Melaporkan kepada atasan jika ditemukan permasalahan pada aktivitas kerja pada section Packing & Delivery.
7) Menginformasikan kepada atasan hasil dari komunikasi dan negosiasi dari pihak customer.
8) Bertanggungjawab terhadap pengambilan keputusan yang berhubungan dengan aktivitas pekerjaan packing delivery.
b. Line Leader Incoming
1) Melakukan pengecekan kondisi mesin sebelum dijalankan dengan mengisi checklist mesin.
2) Melakukan kontrol terhadap aktivitas operator.
3) Melaporkan setiap kerusakan mesin kepada bagian meintenance.
4) Melakukan komunikasi dengan pihak QC Packing card terkait finish good yang akan di-packing.
5) Memastikan finish good yang telah di packinf tersimpan di area penyimpanan.
6) Melaporkan kepada atasan jika ditemukan permaslahan dalam aktivitas pekerjaannya.
c. Line Leader Delivery & Incoming
1) Memastikan DI yang diterima sudah di kerjakan oleh operator.
2) Melakukan kontrol terhadap aktivitas operator.
3) Melakukan pengecekan pada saat proses delivery.
4) Menurunkan material dan melakukan pengecekan serta menempelkan label material.
5) Melakukan komunikasi dengan pihak sales terkait finish good yang akan di delivery.
6) Melaporkan setiap kerusakan alat penunjang delivery kepada bagian maintenance.
7) Melakukan pengecekan kesesuaian dokumen delivery.
8) Melakukan pencatatan untuk setiap aktivitas delivery.
9) Melaporkan kepada atasan jika ditemukan permasalahan dalam aktivitas pekerjaannya.
d. Line Leader Packing
1) Melakukan pengecekan kondisi mesin sebelum dijalankan dengan mengisi checklist mesin.
2) Melakukan kontrol terhadap aktivitas operator.
3) Melaporkan setiap kerusakan alat penunjang delivery kepada bagian maintenance.
4) Melakukan komunikasi dengan pihak QC Packng card terkait fisinish good yang akan di packing.
5) Mematikan fisnish good yang akan di delivery ke customer sudah di-packing sesuai standard.
6) Memastikan finish good yang telah di packing tersimpan di area penyimpanan.
7) Melaporkan kepada atasan jika ditemukan permasalahan dalam aktivitas pekerjaannya.
e. Operator Delivery
1) Mencari finished good sesuai DI yang ada.
2) Menaikan finish good ke atas truk berdasarkan DI.
3) Melakukan pengecekan finished good diatas truk berdaasarkan DO.
4) Menaikan scarp customer.
5) Melaporkan setiap kerusakan alat penunjang delivery kepada bagian maintenance.
6) Melakukan pengecekan kesesuaian dokumen delivery.
7) Melaporkan kepada atasan jika ditemukan permasalahan dalam aktivitas pekerjaannya.
f. Operator Packing
1) Mencari dan mengambil stilled coilyang akan di packing.
2) Setting mesin sesuai lebar material yang akan di packing.
3) Memastikan standard packing sesuai dengan permintaan customer.
4) Menyiapkan slitted coil yang di-pack9ing ke area penyimpanan.
5) Melaporkan kepada atasan jika ditemukan permasalahan dalam aktivitas pekerjaannya.
3. Sales
a. Sales Executive
1) Menangani pelanggan.
2) Melakukan pengecekkan OES.
3) Melakukan pengecekan material.
Komentar
Posting Komentar